Protected by Copyscape Online Plagiarism Detector

Selasa, 22 Februari 2011

Macam-Macam Printer

Printer adalah salah satu Hardware (perangkat keras) yang terhubung ke komputer dan mempunyai fungsi untuk mencetak tulisan, gambar dan tampilan lainnya dari komputer ke media kertas atau sejenis. Istilah yang dikenal pada resolusi printer disebut DPI (dot per inch). Maksudnya adalah banyaknya jumlah titik dalam luas area 1 inci. Semakin tinggi resolusinya maka akan semakin bagus cetakan yang dihasilkan. Sebaliknya, jika resolusinya rendah maka hasil cetakan akan buruk atau tidak bagus. Printer dalam perkembangannya telah mengalami perubahan yang pesat sama halnya dengan perkembangan alat output dan input device lainnya. Seperti halnya yang sudah dijelaskan diatas tentang pengertian printer sebagai fungsi untuk mencetak output device yang dikeluarkan melalui process device. Perkembangan printer mesih berlanjut hingga saat ini persaingan antar produsen printer semakin hebat dimana masing-masing produsen terus-menerus mengeluarkan inovasi dan produk terbaik mereka yang terus berkembang dan terus bersaing baik ditinjau dari segi; ukuran, kecepatan, harga, kualitas, kuantitas maupun teknik pengoprasiannya. Printer dalam bahasa Indonesia berarti ”pencetak (alat cetak)”. Istilah ”printer” sering digunakan sebagai alat cetak yang terhubung langsung dengan komputer. Untuk menghubungkan printer dengan komputer diperlukan sebuah kabel yang terhubung dari printer ke CPU komputer. Saat ini terdapat tiga jenis printer yaitu :
* Printer Dot-Metrix
Printer dot-merrix adalah pencetak yang resolusi cetaknya masih sangat rendah. Selaintu itu ketika sedang mencetak, printer ini suaranya cendrung keras serta kualitas untuk mencetak gambar kurang baik karena hasil cetakan dibentuk oleh hentakan jarum pada pita yang membentuk karakter yang berupa titik-titik yang beraturan. Sehingga gambar yang tercetak akan terlihat seperti titik-titik yang saling berhubungan. Umumnya, printer jenis dot-mertix juga hanya mempunyai satu warna yaitu; waran hitam. Tetapi saat ini printer ini masih banyak digunakan karena memang terkenal ”bandel” (awet). Pita printer dot-metrix jauh lebih murah dibandingkan dengan toner (tinta) untuk printer jenis inkjet dan laser jet.
Printer Dot-Metrix mulai dilirik kembali
Kalau pada tahun 1994 printer berteknologi impact, atau lebih dikenal dengan dot-metrix meraja dipasar Indonesia sampai 90%, mungkin ini dikarenakan saat itu printer itulah yang paling murah. Disamping kebutuhan pasar masih sangat terbatas dan kalau kemudian pasar printer ini makin lama makin terprosok pada tahun 1995 sampai 68%, 1996 tinggal 47% dan pada tahun 1997 hanya 28% itu karena tuntutan aplikasi yang semakin canggih, dan orang semakin membutuhkan pencetak berkualitas tinggi. Namun, pasar dot-metrix tidak pernah benar-benar mati karena ada kebutuhan khusus yang tidak dapat digantikan oleh kedua teknologi lain yaitu; inkjet dan laser. Seperti pencetak rangkap dengan karbon atau pencetak diatas passbook. Menurut Ignatius Winarto (chief representative lexmark international pte ltd),”sampai saat ini perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang penagihan, penjualan atau perbankan masih menggunakan printer dot-metrix.
Teknologi dot-metrix memang tidak macam-macam print-head-nya juga standard yang dapat ditingkatkan dari printer dot-metrix hanya kecepatannya saja. Menurut Agus Hanggono, ”resolusi dot-metrix sekarang sudah 360×360 dpi, dan tidak mungkin ditambah lagi, karena hasilnya justru tidak akan baik”. Namun, sekarang ditengah depresiasi rupiah terhadap dollar yang menyebabkan naiknya harga produk-produk impor sampai 2x lipat, printer dot-metrix yang serba terbatas ini justru mulai dilirik kembali. Menurut Agus Hanggono,” printer dot-metrix cukup menjadi pilihan orang karena alasan efisiensi. Menurut pengamatannya, saat ini ada beberapa perusahaan yang tadinya sudah mempensiunkan dot-metrix, dan mulai mencarinya kembali.
Kelebihan dot-metrix memang terletak pada biaya oprasionalnya yang rendah, sedang dari segi harga produk tidak jauh berbeda dengan printer inkjet yang relatif lebih murah. Harga pita yang sekitar Rp. 12.000 – Rp. 15.000 juga jauh lebih murah dibandingkan dengan tinta jenis printer inkjet. Masih menurut Agus Hunggono ”kalau pita, walaupun sudah habis (tidak jelas lagi) masih dapat digunakan. Sedangkan tinta, begitu habis, tidak dapat digunakan sama sekali. Melihat peluang ini, Metrodata yang memegang 90% pasar dot-metrix di Indonesia. Tujuannya adalah mengingatkan kepada orang bahwa printer dengan teknologi ini masih ada dan masih digunakan, dan kecepatan tidak kalah dengan teknologi yang lain.
* Printer dot-metrix Epson
Printer merk epson yang paling banyak dipakai adalah LX 300, biasanya untuk kantor kecil atau kantor pribadi, dan LQ 2170 untuk kantor magah dan besar, sedangkan seri DFX biasanya dipakai untuk tugas-tugas yang lebih berat. Dan dari segi penjualan, printer dot-metrix merk epson memang mulai meningkat sejak kuartal 4 tahun lalu. Jajaran printer personal epson terdiri dari stylus 300 (3ppm), stylus 400 (4ppm), stylus 600 (6ppm), stylus 800 (8ppm) dan stylus 1520 (8ppm). Printer-printer stylus ini pada dasarnya ditujukan sebagai printer personal. Namun, dari sisi kecepatannya, stylus 800 dan stylus 1520 dapat juga digunakan sebagai printer workgroup.
Setidaknya selama delapan bulan terakhi ini, epson belum memasukkan produk barunya ke Indonesia. Produk yang masih menjadi unggulan epson adalah stylus 800 dan stylus 1520 yang mampu mencetak dengan resolusi sampai 1440dpi. Stylus 1520 lebih ditujukan bagi pemakai CAD/CAM, desain grafis, desktop publising dan percetakan dengan format besar (A2). Jika HP meningkatkan kualitas cetak warna dengan formulasi tinta dan penempatan tinta, epson masih berkonsentrasi dengan peningkatan dpi. Bahkan epson menyatakan bahwa teknologi yang dimiliki masih memungkinkan peningkatan dpi, ”sebenarnya
* Printer dot-metrix lexmark
Dua printer personal lexmark yang dikeluarkan semester kedua tahun lalu adalah lexmark color jetprinter 1000 dan lexmark 7000. printer yang menggunakan teknologi thermal inkjet ini melengapi jajaran printer personal lainnya, yaitu color jetprinter 1020, color jetprinter 2050, dan color jetprinter 2070, lexmark juga memiliki satu printer laser yang ditujukan untuk pemakaian personal, yaitu seri Optra E. Menurut Ignatius Winarto (chief representative lexmark international Pte Ldt) ”sampai saat ini perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang penagihan, penjualan atau perbankan masih menggunakan printer dot-metrix lexmark. Adapun bank-bank yang masih menggunakannya yaitu : BCA dan Danamon merupakan bank-bank pengguna printer dot-metrix lexmark model 2391 menggunakan percetakan rangkap dengan karbon atau percetakan diatas passbook.
Keunggulan produknya memang terletak pada kemampuan untuk mencetak diatas passbook dan mencetak dari dua sumber kertas yang berbeda secara selang seling (seperti countinous from dan A4). Color jetprinter 1000 beresolusi 600×600 dpi ini merupakan printer low-end untuk pemakaian rumah atau kantor kecil. Lexmark 7000 dirancang untuk pemakai rumah dan kantor yang membutuhkan hasil yang berkualitas tinggi. Produk dengan resolusi 1200×1200 dpi ini menjadi produk unggulan lexmark. Menurut Ignatius Winarto (chief representative lexmark international Pte Ldt) ”Melihat keunggulan lexmark yang memiliki pengalaman dalam persaingan teknologi, lexmark memiliki penjelasan sendiri yaitu : hasil perkalian 1200×1200 dpi jauh lebih besar dibandingkan perkalian 1440×720 dpi. Sehingga dari hasil pekalian tersebut, hasil cetak lexmark 38% lebih solid”, dengan luas penampang print-head lexmark 7000 dua kali lebih besar sehingga dapat mencetak dua baris sekaligus.
Printer dot-metrix lexmark model 7000 ini memiliki tinta waterproof (setelah 30 menit dapat dicelupkan ke dalam air dan tidak luntur). Printer ini juga dapat bekerja hanya dengan saru cartridge : hitam atau warna. Jika kehabisan tinta warna anda masih tetap bisa mencetak dengan tinta hitam saja, menurut Winarno ”belum ada printer warna yang dapat mencetak dengan satu cartridge saja”.
* Printer Inkjet
Perkembangan teknologi Inkjet memperluas pilihan printer personal, teknologi inkjet berkembang lebih cepat dibandingkan dengan teknologi jenis printer lainnya. Hal ini dibuktikan dengan lebih seringnya muncul printer inkjet dibandingkan dengan printer lain. Teknologi inkjet masih memberikan peluang perkembangan yang lebih luas, seperti peningkatan kecepatan, warna dengan resolusi yang tinggi, sehingga printer inkjet identik dengan printer personal mungkin perlu dikoreksi. Printer inkjet digunakan untuk jaringan, namun sementara printer personal didominasi oleh printer inkjet.
Perkembangan printer inkjet telah memberikan pengaruh besar dikalangan pemakaian printer personal. Orang berbondong-bondong lari ke teknologi printer inkjet karena dengan printer inkjet pemakai memang bisa mendapat semaksimal mungkin kualitas yang baik dalam mencetak warna, dan harga juga terjangkau. Printer inkjet juga memiliki kemampuan-kemampuan baru, seperti kemampuan mencetak diatas berbagai ukuran dan media (kertas, kartu, T-shirt). Untuk membatasi pengertian printer personal ada beberapa pendapat yang sama mengenai printer personal yaitu :
- Menurut agus hanggono antara lain harus menjawab kebutuhan khusus personal (misalnya dapat mencetak diatas berbagai macam ukuran dan jenis kertas), mampu mencetak warna, kecepatan dalam mencetak biasanya dibawah 8 atau 10 Ppm (halaman per menit).
- Menurut budi s.w dan hardi harjono selain dengan kriteria diatas, printer personal biasanya memiliki ukuran yang lebih kecil dan ringan. Inkjet digunakan oleh sekretaris untuk menulis surat dan inkjet tidak dapat digunakan untuk back office karena dapat membuat bangkrut kantor.
Namun dari perdebatan diatas printer inkjet adalah yang paling sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan diatas dan bisa didapatkan dari printer inkjet apalagi printer inkjet saat ini dilengkapi dengan multifungsi.
Pasar Printer Personal
Pasar printer personal di Indonesia masih dikuasai oleh tiga pemain lama, yaitu HP (Hewlett Packard), Epson dan Canon. Nama-nama lain yang ikut memberikan kontribusi dipasar printer personal adalah lexmark dan minolta. Namun dari nama-nama yang disebutkan dan sampai saat ini HP (Hewlett Packard) masih menduduki peringkat pertama dengan mendominsi pasar printer inkjet dan laser. Posisi kedua dipegang oleh Epson yang memiliki deretan model printer inkjet sekaligus pemegang pasar Dot-metrix. Canon menduduki urutan ketiga dan dimulai menguasai pasar rumah dan kantor kecil. Lexmark yang lebih dikenal dengan printer-printer jaringan yang menggunakan teknologi laser, juga cukup banyak menyediakan pilihan printer personal berteknologi thermal inkjet. Sedangkan, minolta sebagai pemain baru dipasar Indonesia mencoba memasukkan printer laser untuk para pemakai personal dan workgroup.
Printer Terbaru
Meskipun tidak segencar tahun lalu, produk printer personal dengan teknologi dan fasilitas baru terus bermunculan seiring dengan perkembangan persaingan dalam teknologi dan menciptakan inovasi-inovasi baru untuk melengkapi produk jajaran lama. Dibandingkan pesaingnya, HP (Hewlett Packard) paling gencar bereksi.
* Printer Inkjet HP (Hewlett Packard)
Perkembangan teknologi inkjet telah memberikan pengaruh besar dikalangan pemakai printer personal. Kemampuan-kemampuan baru, seperti kemampuan mencetak diatas berbagai ukuran dan media (kertas, kartu, dan T-shirt), hasil cetakan berkualitas foto, serta printer multifungsi yang baru diperkenalkan HP (Hewlett Packard) serta Canon (dapat mencetak dan menscan) telah memberikan pilihan yang lebih bagi pemakai personal. Tiga printer terbaru HP adalah HP deskjet 890C yang diluncurkan akhir November 1997, HP deskjet 720C dan HP deskjet 1120C keduanya yang disebutkan terkhir diluncurkan pada awal 1998. HP memperkenalkan teknologi baru PhotoRet II dan ColorSmart II pada ketiga printer tersebut. PhotoRet II merupakan kemampuan menumpuk tinta dalam satu lokasi sampai 16 drop tinta per dot dengan ukuran drop 10pl, 70% lebih kecil dibandingkan pada deskjet sebelumnya, pemakai dapat otomatis menyetel ketajaman warna dan mengoptimalkan pencetakan gambar warna. Deskjet 890C yang menggantikan deskjet 870Cxi ini ditujukan pada pemakai profesional. Untuk mencetak hitam, kecepatan cetak deskjet bisa mencapai 9ppm (halaman per menit), dan 5ppm untuk pencetakan gambar. Printer ini dapat juga dishare dalam jaringan. Deskjet 720C lebih ditujukan pada pemakaian rumah atau kantor kecil, sedangkan deskjet 1120C yang menggantikan deskjet 1000C ditujukan pada pemakaian profesional diperusahaan kecil dan menengah.
Pada printer-priter terbaru ini tertera logo KIE (kodak image enhancement). Yang artinya adalah dengan menggunakan kertas foto KIE yang dikembangkan oleh HP dan kodak anda dapat mencetak sekualitas foto. HP juga memperhalus suara saat mencetak pada printer barunya. Ketiga printer baru tersebut melengkapi jajaran printer personal HP lainnya dan sekali lagi telah memberikan pilihan yang lebih bagi pemakai personal, diantaranya yaitu : deskjet 670C, deskjet 692C, deskjet 400 dan laserjet 6L.
* Canon
Diakhir tahun lalu, canon mengeluarkan lima printer personal baru : BJC-80, BJC-4300, BJC-4650, BJC-7000 keempatnya diluncurkan pada November 1997 dan BJC-4200SP diluncurkan pada Desember 1997. BJC-80 yang juga dapat berfungsi sebagai scanner (scanner cartridge optimal) ditujukan pada pemakaian notebook. BJC-4300 dan BJC-4200SP yang merupakan super printer kedua setelah BJC-210SP ditujukan pada perumahan dan perkantoran kecil/SOHO. Sedangkan BJC-4650C juga dapat berfungsi sebagai scannner, A3, dan BJC-7000 yang berteknologi P-POP (plain paper optimized printing technology) ditujukan untuk pemakaian kantor profesional. Teknologi P-POP memungkinkan pencetakan berkualitas prima diatas kertas biasa dan tahan air meskipun dicelupkan ke dalam air. Tiga printer canon yang masih tersedia adalah BJC-210SP untuk peorangan atau kantor kecil, BJC-620 dan BJC-550 (ukuran A2, dan dilengkapi track feeder untuk continous form) untuk pemakaian kantor dan profesional. Secara umum canon buble jet ditujukan sebagai printer personal, tetapi jika dibutuhkan sebagai printer jaringan dapat ditambahkan ” print server portable ”, seperti axis print point 140BJC yang digunakan pada BJC-4200.
* Printer Laser Jet
Sebagian dari mesin printer laser jet menyerupai mesin photo copy. Dengan daya cetak yang cukup banyak yang dapat mencapi lebih dari 10 lembar per menit. Kualitas hasil cetak printer laser jet pun sangat bagus, sehingga mirip dengan aslinya. Selain itu hasil cetakan cepat kering, tetapi harga printer jenis ini cukup tinggi. Anggapan bahwa printer laser indentik dengan printer workgroup (jaringan). Namun, dapat juga digunakan untuk pemakaian personal.
* Printer laser minolta
Printer laser minolta yang hampir dua tahun bermain di Idonesia, mencoba memasuki segmen workgroup dan personal dengan jajaran printer laser. Generasi pertama printer laser minolta adalah PagePro 6 yang ditujukan untuk pemakaian personal. Menyusul kemudian PagePro 6L dan PagePro 6e yang diluncurkan pertengahan tahun lalu. PagePro seri 6 yang menjadi saingan HP laserjet 6L memiliki kecepatan mencetak 6ppm, dan mampu mencetak diberbagai jenis kertas pada berbagai ukuran. Minolta menambahkan teknologi Fine-Advance Resolution Technology pada seri PagePro sehingga printer 600dpi itu mampu mencetak sekualitas 1200dpi. Sedangkan PagePro 6L memungkinkan mencetak beberapa halaman dalam satu lembar kertas. Kemampuan ini tentunya menghemat toner serta kertas.

0 comments:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger | Printable Coupons