Protected by Copyscape Online Plagiarism Detector

Friday, July 31, 2015

Cara membuat Pemberitahuan Cookie Didalam Blog

Berhubung saya orang yang pandai berselancar (di google), maka saya langsung berselancar. Akhirnya saya menemukan beberapa artikel tentang cara membuat "pemberitahuan cookie/cookies" di dalam blog. Malam ini pula Saya simpulkan untuk menulis ulang berdasarkan pemahaman yang menurut saya mudah untuk di mengerti oleh anda sekalian yang ingin membuat pemberitahuan cookie tersebut.

Untuk membuat Pemberitahuan Cookie, anda bisa mengikuti kiat di bawah ini:

  • Kemudian pilih dimana anda meletakkan "pemberitahuan cookie" tersebut. Anda bisa memilih di atas, di bawah atau bahkan ada beberapa pilihan lain. Dalam blog ini saya letakkan di bagian footer (bawah). Setelah memilih tata peletakan seperti didalam gambar dibawah ini, silahkan lanjutkan klik "Continue".
membuat Pemberitahuan cookie
  • Kemudian pada step selanjutnya (Costumise) silahkan isikan nama blog/situs anda. Jika sudah silahkan lanjutkan klik "Continue".
membuat Pemberitahuan cookie didalam blog
  • Selanjutnya silahkan kopikan "code" dibawah ini kedalam template anda:
membuat Pemberitahuan cookie didalam blog
  • Untuk mengkopikan Code tersebut
  • Buka Blogger.com > Template > Edit HTML.
  • Lalu paste-kan Code tersebut di atas kode
  • Kemudian Simpan dan beginilah hasilnya : 


membuat Pemberitahuan cookie didalam blog


Tuesday, July 28, 2015

PERSONAL TOUR ASSISTANT IN BALI

We provide a personal assistant to accompany your vacation around this paradise island, Bali. You can decide and request us the place where you would go and we will take you there by a fun and comfort way. Come on contact us as soon as possible. Enjoy your trip!!!

http://baliasyouwish.blogspot.com/


Wednesday, October 2, 2013

Konsep IF .. ELSE.. Di Pascal

Statemen IF akan bercabang sesuai dengan hasil dari operasi boolean (true & false). Pertama-tama kita akan pelajari percabangan satu arah :
if EkspresiBoolean then
  StatemenTrue;
Bila ekspresi boolen bernilai benar (true), maka statemen akan dieksekusi. Bila bernilai salah maka tidak akan dieksekusi. Berikut contohnya :
uses wincrt;
var a : integer;
begin
  a := 1;
  write('sinau');
  if a = 1 then
    write(' bersama');
end.
Hasil eksekusi:
sinau bersama
Penjelasan:
Diawal diberikan nilai pada a yaitu 1. Setelah dilakukan output (‘sinau’), nilai a diuji, karena nilai a bernilai benar (a=1) maka dilakukan output (‘ bersama’).
uses wincrt;
var a : integer;
begin
  a := 0;
  write('sinau');
  if a = 1 then
    write(' bersama');
end.
Hasil eksekusi:
sinau
Penjelasan:
Diawal diberikan nilai pada a yaitu 1. Setelah dilakukan output (‘sinau’), nilai a diuji, karena nilai a bernilai salah (a=0) maka program melewati statemen if dan selesai dieksekusi.
Bila statemen IF hanya mempunyai satu statemen saja, tidak diperlukan penanda (begin-end). Tapi bila lebih maka harus menggunakan begin-end.
uses wincrt;
var a : integer;
begin
  a := 1;
  write('sinau');
  if a = 1 then begin
    write(' bersama');
    write(' sahabat');
  end;
end.
Hasil eksekusi:
sinau bersama sahabat
Penjelasan:
Diawal diberikan nilai pada a yaitu 1. Setelah dilakukan output (‘sinau’), nilai a diuji, karena nilai a bernilai benar (a=1) maka dilakukan output (‘ bersama’) dan output (‘ sahabat’).
Juga terdapat percabangan dua arah :
if EkspresiBoolean then
  StatemenTrue
else
  StatemenFalse;
Bila ekspresi boolean menghasilkan nilai salah (false), maka akan dieksekusi statemen setelah else. Harus diperhatikan bahwa tanda titik koma (;) sebelum else harus dihilangkan.
uses wincrt;
var a : integer;
begin
  a := 0;
  write('sinau');
  if a = 1 then begin
    write(' bersama');
    write(' sahabat');
  end
  else begin
    write(' pascal');
    write(' bersama keluarga');
  end;
end.
Hasil eksekusi:
sinau pascal bersama keluarga
Diawal diberikan nilai pada a yaitu 0. Setelah dilakukan output (‘sinau’), nilai a diuji, karena nilai a bernilai salah (a=0) maka dilakukan output (‘ pascal’) dan output (‘ bersama keluarga’).
Terkadang kita memerlukan lebih dari dua percabangan, maka kita memerlukan if bersarang (nested if).

if EkspresiBoolean1 then
  Statemen1
else
  if EkspresiBoolean2 then
    Statemen2
  else then
    Statemen3
Penulisannya lebih mudah dipahami dengan pola seperti :

if EkspresiBoolean1 then
  Statemen1
else if EkspresiBoolean2 then
  Statemen2
else then
  Statemen3
uses wincrt;
var a : integer;
begin
  a := 3;
  write('2lisan Cyber');
  if a = 1 then
    write(' bersama');
  else if a = 2 then
    write(' pascal');
  else
    write(' pemrograman');
end.
Hasil eksekusi:
sinau pemrograman
Diawal diberikan nilai pada a yaitu 1. Setelah dilakukan output (‘sinau’), nilai a diuji, karena nilai a bernilai salah (a tidak sama dengan 1) maka dilakukan pengujian if berikutnya, if berikutnya pun bernilai salah (a tidak sama dengan 2) maka dilakukan statemen pada else yaitu output berupa (‘ pemrograman’).

Struktur Program Pascal

PROGRAM NamaProgram (FileList);
CONST
  (*Deklarasi Konstanta*)
TYPE
  (*Deklarasi Type*)
VAR
  (*Deklarasi Variabel*)
  (*Definisi SubProgram*)
BEGIN
  (*Statemen*)
END.
 
Elemen-elemen dalam program harus sesuai dengan urutannya, beberapa elemen bisa dihilangkan bila tidak diperlukan. Seperti contoh dibawah, program yang ada merupakan program yang benar, tapi tidak melakukan apapun.
 
PROGRAM Sinau1;
BEGIN
END.
 
Komentar dapat disertakan dalam penulisan kode. Komentar tidak akan disertakan dalam kompilasi (compile) atau saat program dijalankan (execute). Penanda komentar adalah (* dan diakhiri dengan *). atau dapat pula dengan tanda { dengan akhiran }. Pemakaian komentar dalam bahasa pascal tidak boleh salah, karena akan menimbulkan masalah. Penulisan komentar yang salah seperti :
{ { disini komentar } }
Pada saat code dicompile, akan memberikan pesan kesalahan karena compiler akan melihat tanda { yang pertama dan tanda } yang pertama pula, sehingga tanda } yang kedua akan dianggap kesalahan. Berikut beberapa contoh penulisan komentar yang benar :
{ { disini komentar }
{ disini komentar } writeln(‘test komentar’); { komentar lagi }
(* disini komentar *)
Pemberian komentar akan mempermudah dalam memahami suatu kode program (source code). Bila kita menulis program tanpa memberikan komentar, saat kita membuka kembali kode yang kita tulis dalam jangka waktu berselang lama. Akan mempersulit kita memahami program yang kita buat sebelumnya (bila program sangat rumit).

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger | Printable Coupons